Apr 21, 2026
Artikel

Dari Presiden Prabowo hingga Aliyev, Inilah Para Pemimpin Negara Anggota D-8

Dalam setiap pertemuan negara-negara anggota D-8, para kepala negara biasanya hadir dan saling bertemu untuk membahas berbagai hal. Mereka adalah sosok yang mewakili negaranya masing-masing, yang sekaligus membawa aspirasi serta harapan rakyatnya.

Para kepala negara yang hadir atas nama negaranya dalam agenda-agenda penting D-8 punya jabatan atau titel yang berbeda-beda. Beberapa di antaranya menyandang jabatan presiden seperti kepala negara Indonesia, Prabowo Subianto, ada pula yang statusnya adalah perdana menteri. Negara-negara anggota D-8 memang punya sistem pemerintahan yang belum tentu sama satu sama lain. Anggota D-8 yang terdiri dari Azerbaijan, Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki, ada yang menganut sistem presidensial, ada pula yang menerapkan sistem parlementer.

Berikut adalah profil para kepala negara anggota D-8. Siapa saja?

Presiden Prabowo Subianto (Indonesia)

Prabowo Subianto adalah Presiden ke-8 Republik Indonesia yang menjabat sejak Oktober 2024. Di bawah arahan mantan Menteri Pertahanan ini, Indonesia memimpin D-8 periode 2026-2027 dengan fokus tema meningkatkan solidaritas dan kerja sama ekonomi Selatan-Selatan.

Presiden Mohammed Shahabuddin (Bangladesh)

Mohammed Shahabuddin menjabat sebagai Presiden Bangladesh ke-22 sejak April 2023. Ia adalah mantan hakim dan tokoh senior partai Liga Awami. Ia adalah kepala negara seremonial Bangladesh sementara kekuasaan pemerintahan dijalankan oleh Penasihat Utama (Perdana Menteri Sementara) Muhammad Yunus setelah pengunduran diri Sheikh Hasina pada Agustus 2025 lalu.

Presiden Abdel Fattah El-Sisi (Mesir)

Abdel Fattah El-Sisi adalah Presiden Mesir yang berkuasa sejak 2014. Mantan Panglima Angkatan Bersenjata ini memimpin Mesir saat negaranya menjadi tuan rumah KTT D-8 sebelum serah terima keketuaan ke Indonesia.

Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei (Iran)

Mojtaba Khamenei dikenal sebagai pemimpin baru Iran sepeninggal Ali Khamenei. Ia memimpin Iran sebagai pemimpin agung ketiga dalam sejarah negeri tersebut.

Perdana Menteri Anwar Ibrahim (Malaysia)

Anwar Ibrahim menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-10 sejak November 2022. Ia adalah politisi senior yang telah memastikan diri akan hadir langsung dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 di Jakarta pada April nanti, sebagaimana disampaikan oleh Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato' Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, beberapa waktu lalu.

Presiden Bola Ahmed Tinubu (Nigeria)

Bola Ahmed Tinubu adalah Presiden Nigeria yang menjabat sejak Mei 2023 dan pernah menempati kursi Gubernur Lagos. Di bawah kepemimpinannya, Nigeria sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Afrika berupaya memanfaatkan keanggotaan D-8 untuk mendorong diversifikasi ekonomi dan kolaborasi industri.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif (Pakistan)

Shehbaz Sharif kembali menjabat sebagai Perdana Menteri Pakistan setelah pemilu 2024. Di D-8, ia aktif mendorong Pakistan dalam peningkatan kerja sama ekonomi, konektivitas transportasi, dan perdagangan antaranggota. Ia juga menaruh perhatian terhadap krisis kemanusiaan di sejumlah wilayah.

Presiden Recep Tayyip Erdoğan (Turki)

Recep Tayyip Erdoğan adalah Presiden Turki yang menjabat sejak 2014, setelah sebelumnya menjadi Perdana Menteri. Ia dikenal sebagai pemimpin yang kuat dengan fokus pada peningkatan peran geopolitik Turki, ekonomi, dan industri pertahanan. Turki adalah inisiator utama pembentukan D-8, dengan sekretariat permanen berlokasi di Istanbul.

Presiden Ilham Aliyev (Azerbaijan)

Ilham Aliyev telah menjadi Presiden Azerbaijan sejak 2003. Ia memimpin transformasi ekonomi Azerbaijan melalui sektor energi dan pembangunan infrastruktur. Azerbaijan resmi bergabung sebagai anggota kesembilan D-8 sebagai upaya untuk memperkuat peran kelompok ini dalam kerja sama ekonomi di wilayah Eurasia dan meningkatkan konektivitas antarnegara anggota.


Tag:

Artikel Lainnya