Mar 12, 2026
Artikel

Indonesia Pimpin Transformasi D-8: Menuju Organisasi yang Lincah, Efisien, dan Berdaya Saing

Sebagai pemegang keketuaan D-8 (Developing-8 Organization for Economic Cooperation) periode 2026–2027, Indonesia memegang peran strategis dalam menentukan arah organisasi ini. Mengangkat tema “Navigating Global Shifts: Strengthening Equality, Solidarity, and Cooperation for Shared Prosperity”, Indonesia fokus pada transformasi kelembagaan agar D-8 lebih efektif, efisien, dan memiliki daya saing kuat di tengah dinamika global yang terus berubah.

Fokus Utama Transformasi

Transformasi ini bukan sekadar perubahan administratif, melainkan upaya mendalam untuk memperkuat posisi sembilan  negara anggota (Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, Turki, dan Azerbaijan) di kancah internasional melalui beberapa pilar strategis:

1. Arsitektur Ekonomi Halal sebagai Prioritas

Ekonomi halal menjadi agenda utama dalam transformasi ini. Indonesia mendorong integrasi standar halal dan penguatan rantai pasok antarnegara anggota. Langkah konkretnya adalah penyelenggaraan D-8 Halal Expo Indonesia di Jakarta, yang diharapkan menjadi motor penggerak perdagangan produk halal dan meningkatkan posisi tawar blok ini di pasar global.

2. Penguatan Solidaritas Selatan-Selatan

Dalam menghadapi tantangan global, Indonesia menekankan pentingnya kerja sama ekonomi yang inklusif dan tangguh. Transformasi ini bertujuan untuk:

* Meningkatkan konektivitas pasar antarnegara anggota.

* Membangun solidaritas yang lebih kuat dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.

* Memastikan setiap negara anggota mendapatkan manfaat yang setara dari kolaborasi yang dijalankan.

3. Digitalisasi dan Akselerasi Riset

Untuk meningkatkan efisiensi organisasi, langkah strategis yang diambil mencakup modernisasi melalui digitalisasi proses kerja dan perdagangan. Selain itu, akselerasi riset bersama menjadi fokus untuk mendorong inovasi, sehingga negara-negara D-8 tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pemain aktif dalam pengembangan industri masa depan.

Tujuan Akhir: Daya Saing Global

Melalui transformasi kelembagaan ini, Indonesia ingin memastikan D-8 mampu merespons dinamika internal maupun eksternal dengan lebih lincah. Dengan memperkuat konektivitas dan kerja sama yang inklusif, posisi negara berkembang diharapkan semakin solid, sehingga kemakmuran bersama yang menjadi visi organisasi dapat tercapai secara nyata.

Keketuaan Indonesia pada 2026–2027 menjadi momentum penting bagi D-8 untuk bertransformasi dari sekadar platform diskusi menjadi kekuatan ekonomi yang lebih terintegrasi dan berpengaruh di tingkat global.

Artikel Lainnya